.
Headlines News :

Latest Post

Konser Pemanasan Menuju Perancis

Written By Koran Kampus on Jumat, 18 Januari 2013 | 21.47

Duo musisi Endah N Rhesa
(foto: Fathony/KK)
Duo musisi Endah N Rhesa mengadakan konser 'Warm Up Concert for Midem' pada hari jumat (17/1). Konser yang bertempat di Soehanna Hall gedung The Energy, Jakarta diadakan dalam rangka persiapan mewakili Indonesia dalam Midem Festival 2013 di Cannes, Perancis. Tompi selaku penggagas konser juga menghadirkan musisi-musisi ternama diantaranya Glenn Fredly, Pandji Pragiwaksono, Idang Rasjidi, dan termasuk dirinya. Selain sebagai pemanasan sebelum bertolak ke Perancis, konser yang terkonsep sederhana ini juga sebagai konser bentuk solidaritas antar musisi tanah air.

Konser dibuka dengan konferensi pers menjelaskan secara menyeluruh kronologis bagaimana Endah N Rhesa berhak mewakili Indonesia dalam Midem Festival dan permasalahan yang dihadapi menuju Perancis. Diawali dengan pemutusan kerja sama dengan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia secara mendadak yang sebelumnya berjanji akan mendukung keberangkatan Endah N Rhesa ke Midem Festival, solidaritas musisi-musisi tanah air yang digagas oleh Tompi berhasil menggalangkan bantuan untuk memastikan duo gitaris-bassist ini tetap mewakili Indonesia di Midem Festival. Solidaritas tak hanya datang dari musisi namun juga dari fans hingga pengusaha Arifin Panigoro turut menyatakan dukunganya.

Penonton mulai memenuhi Soehanna Hall setelah selesainya konferensi pers. Tompi membuka konser dengan menyanyikan dua lagu diiringi musisi senior Idang Rasjidi beserta bandnya. Pandji Pragiwaksono memanaskan suasana konser dengan stand up comedy yang berhasil mengocok perut penonton yang hadir lalu ditutup oleh penampilan suara merdu Glenn Fredly. Endah N Rhesa yang sudah ditunggu penampilanya memulai penampilanya dengan permainan petikan gitar yang dimainkan Endah. Dengan sama-sama mengenakan kostum hitam polos, kedua musisi yang juga merupakan suami-istri ini tampil maksimal menunjukan kematanganya untuk tampil di Perancis. Penampilan mereka di atas panggung akan menjadi bocoran bagaimana penampilan mereka kelak di Perancis, imbuh Endah yang bernama lengkap Endah Widiastuti.

Konser ditutup dengan penggalangan dana untuk keberangkatan Endah N Rhesa yang akan bertolak ke Perancis 24 Januari 2013. Setelah mengikuti Midem Festival 2013 Endah mengatakan kedepanya ia berharap musisi tanah air dibukakan kesempatan untuk tampil di Midem Festival mendatang.

Abdurrahman Fathony Syaukat

POTRET : Hujan Lebat, Serambi Student Center Roboh

Written By Koran Kampus on Sabtu, 12 Januari 2013 | 17.30

Serambi Student Center roboh akibat diterjang hujan lebat, Minggu (13/1). Beruntung, kejadian nahas yang berlangsung pada pukul 05.00 WIB pagi tadi ini tidak menelan korban jiwa maupun kerugian serius secara materiil. Serambi depan gedung pusat kegiatan mahasiswa IPB yang kerap berfungsi sebagai lahan parkir tersebut diperkirakan roboh karena konstruksi bangunan yang rapuh dan kawat penahan yang tak mampu lagi menahan derasnya pukulan air hujan.

foto dok. Muhammad Fahmi Alby - Koran Kampus



EPBM Online : Masih Ada Saja yang Error

Written By Koran Kampus on Rabu, 09 Januari 2013 | 08.32

Evaluasi pengajaran via online yang sedang diterapkan di IPB mulai tahun ini menimbulkan beragam opini. Banyak pihak yang memberi suara positif terkait hal tersebut baik dari segi sistemnya maupun teknisnya. Seperti yang dituturkan Hendri Firmansyah, mahasiswa Departemen Kimia angkatan 46 yang menyebutkan bahwa EPBM online dapat mengefisienkan biaya dan keleluasaan waktu pada mahasiswa untuk mengisi sehingga isinya akan lebih berbobot dibandingkan jika mengisi ketika jam perkuliahan hampir usai. 

Tidak semua mahasiswa memberikan tanggapan positif terkait EPBM online. Nada sumbang pun terdengar terkait teknis pengisian yang tidak serta merta lancar. "Menurut saya EPBM online itu bagus, hanya saja sistemnya yang masih kurang bagus. Saya masih ada satu mata kuliah yang error, teman saya juga seperti itu. Ada saja yang aneh," ujar Putri Fika Hidayansyah, mahasiswi Manajemen 47.

Selain dari mahasiswa, opini mengenai EPBM online pun datang dari kalangan dosen. "EPBM online itu sudah sangat baik, pertama karena hal itu juga menjadi syarat mahasiswa dapat melakukan pengisian KRS atau tidak nantinya. Kedua, kalau di online mahasiswa pasti akan mengisi semua, tentunya tidak dengan tergesa-gesa dan lebih objektif serta tidak segan untuk mengutarakan kritik dan sarannya. Dan hal ini juga dapat menghemat pemakaian serta volume sampah kertas. Maka dari itu ini lebih efektif dan sangat membantu pengajar dalam melakukan pengajaran ke depannya." Tegas Ibu Tien Herawati, SP., M.Si. Dosen Ilmu Keluarga dan Konsumen, Fakultas Ekologi Manusia, IPB.


Nurjanah Purnama

Review : Setong Maknyos ala Angkringan Pak Bos



Cuaca dingin di musim hujan seperti ini membuat perut kita cepat lapar. Hujan yang turun hampir sepanjang hari juga membuat orang enggan bepergian keluar. Jangankan pergi ke kampus, mencari makan saja rasanya sangat berat. Meskipun udara semakin terasa dingin, jangan biarkan perut anda kosong karena malas keluar mencari makanan.

Jika anda ingin mencari tempat yang asik untuk menghangatkan tubuh di saat hujan sambil menyantap makanan, Angkringan Pak Bos bisa menjadi pilihan. Angkringan yang terletak di kawasan Pangkot Balio ini berkonsep minimalis dan merakyat khas angkringan jogja, meskipun tempat duduknya tidak lesehan seperti angkringan pada umumnya. Pembeli bisa duduk dan ngobrol berlama-lama disini sambil menyeruput minuman hangat.

Sajian menu yang bisa dijumpai disini diantaranya adalah Setong, singkatan dari Sego Tongkol, yang artinya Nasi Tongkol dalam bahasa jawa. Meski terkesan sederhana, sajian nasi dengan lauk ikan tongkol ini menjadi menu andalan Angkringan Pak Bos. Kemasannya yang ‘mini’ serupa dengan Nasi Kucing khas angkringan jogja. Gurihnya ikan tongkol cocok disajikan dengan nasi yang masih hangat. Anda sudah bisa membawa pulang satu bungkus Setong hanya dengan 1500 rupiah saja. Menu lain yang bisa dinikmati diantaranya adalah Setem (Sego Tempe), Seter(Sego Teri), berbagai macam sate seperti telur puyuh, usus, kikil, serta ceker dan sayap ayam. Untuk minumannya ada Kopi/Susu Jahe, Jeruk Hangat, dan Susu Panas yang bisa jadi pilihan.

Jika ingin sekedar menghangatkan tubuh, Wedhang Jahe Susu ditemani gorengan hangat bisa jadi pilihan yang maknyos. Soal harga, jangan khawatir karena setiap menu di Angkringan Pak Bos relatif terjangkau untuk ukuran mahasiswa. Untuk menikmati sebungkus Sego Tongkol dan segelas Wedhang Jahe Susu nikmat anda cukup mengeluarkan 5000 rupiah saja. 


Muhammad Fahmi Alby

Penggila Festival Jepang Membludak di Bonenkai! 2013

Written By Koran Kampus on Senin, 07 Januari 2013 | 16.08

Lautan pengunjung membludak di hari kedua (6/1) gelaran Festival Bonenkai! yang diselenggarakan oleh Bogor Hotel Institut di Hotel Salak Bogor. Di depan gerbang festival, yakni di pintu bangunan sebelah kanan Hotel Salak, antrian untuk mendapatkan tiket masuk terlihat jelas. Dengan harga 15.000 dapat masuk termasuk kupon makan. Memasuki tempat festival yang juga adalah lorong-lorong dari Hotel Salak, pengunjung berlalu-lalang. Tak jauh dari gerbang, di sisi kanan dan kiri, terutama dekat kolam renang hotel, dipadati oleh berbagai stand makanan. Dari makanan berbau Jepang seperti sushi dan takoyaki, sampai yang berbau barat seperti waffle. Semuanya lengkap dan pengunjung dapat duduk bersantai di tepian menghadap kolam walau dengan suasana yang padat.

Lantai satu memang dipenuhi dengan makanan, tetapi lantai 2 lah di mana mata harus terbuka selebar-lebarnya. Ya, tentu saja bagi mereka penggemar Anime, manga, games, Vocaloid, Jpop dan lain lainnya karena di lantai 2 terdapat stand-stand yang menjual berbagai merchandise. Tak hanya kipas dan pin yang rasanya kecil sekali, tetapi sampai neko mimi, pakaian, tas, hingga nendoroid dan figma. Semuanya serba lengkap. Yaa walaupun harus mengeluarkan kocek yang agak besar karena tentunya ini semua tidak gratis.

Hadirnya Bonenkai di antara kesibukan awal tahun dan UAS (bagi mahasiswa) rasanya seperti kesengajaan. Bonenkai, tentunya adalah sebuah festival yang benar-benar ada di Jepang, secara harfiah berarti forget the year gathering (sumber: wikipedia) atau "berkumpul untuk melupakan tahun (ini)" . Festival ini lazimnya diadakan di akhir tahun. Dan seperti maknanya, dibuat untuk melupakan sejenak. Setelah Bonenkai adalah tahun baru, yang membuat orang Jepang harus bersemangat kembali. Nah Bonenkai di sini rasanya seperti mengikuti pemaknaan di Jepang sana, walau waktu yang agak berbeda. Selama festival Bonenkai pengunjung dibuat lupa untuk sejenak, kemudian lebih optimis karena di dunia ini tak hanya ada yang buruk-buruk saja, buktinya festival yang berbau Jepang yang menarik minat mereka ini ada. Setelah festival Bonenkai mereka kembali menempuh aktivitas masing-masing. Seperti telah recharge begitu istilahnya.

Di dunia ini memang terdapat dua hal yang berbeda, baik dan buruk. Tetapi ingat selama terdapat yang buruk, yang baik selalu ada. Jangan berasa putus asa dan malas-malasan bahkan takut menghadapi UAS. Lakukan yang terbaik dan tetaplah optimis! di tahun 2013!


Nahdah Sholihah (Magang)

Misteri

Teknologi

Diberdayakan oleh Blogger.

Kehidupan

Kesehatan

Teknologi

Fakta

shshs

Alam Nyata

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. . - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger